Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, menjelaskan makna dari ucapan ‘ok sip’ dalam komunikasinya dengan Saeful Bahri. Pada saat menjadi saksi terdakwa dalam kasus suap dan perintangan penyidikan PAW DPR RI 2019-2024, Hasto mengungkapkan bahwa ‘ok sip’ hanyalah respons standar yang diberikan ketika menerima pesan WhatsApp tanpa mengetahui isi pesan tersebut. Saat Saeful Bahri memberitahu bahwa telah bertemu dengan Harun Masiku dan bergeser dari Sultan Syahrir, Hasto hanya membalas dengan kalimat ‘ok sip’ tanpa menanyakan lebih lanjut. Menurut Hasto, fokusnya saat itu adalah pada kegiatan Focus Group Discussion terkait rakernas terbesar pada periode tersebut, sehingga respons ‘ok sip’ hanya menandakan penerimaan pesan tanpa memperhatikan substansinya. Belum lagi, Hasto menyatakan bahwa tidak pernah mengetahui pertemuan antara Saeful Bahri dan Harun Masiku karena perintah resmi diberikan oleh DPP PDIP kepada Donny Tri Istiqomah selaku tim hukum partai. Dalam kasus ini, Hasto didakwa bersama dengan beberapa pihak lainnya atas dugaan memberikan suap kepada Anggota KPU periode 2017-2022 Wahyu Setiawan untuk mengupayakan pergantian antarwaktu caleg terpilih Daerah Pemilihan Sumatera Selatan I. Selain itu, Hasto juga didakwa menghalangi penyidikan dengan cara memerintahkan Harun Masiku merendam ponselnya ke dalam air setelah Wahyu Setiawan ditangkap dalam operasi tangkap tangan oleh KPK.
Tips Dan Trik Menulis Jawaban Formal Tanpa Tahu Substansi
Read Also
Recommendation for You

Pelarian lima pelaku begal yang menyerang anggota pemadam kebakaran (Damkar) di Jakarta Pusat berakhir dramatis….

Penetapan lima orang tersangka dalam kasus dugaan penggelapan BBM sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh…

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka peluang bagi partai politik (parpol) untuk membeli naming rights…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia pada Senin,…








