Pedro Acosta, pembalap muda berbakat dari tim Red Bull KTM Factory Racing, memiliki pertarungan keras di MotoGP akhir pekan lalu. Meskipun meraih posisi depan dalam beberapa momen balapan, ia akhirnya terjatuh di lap keempat setelah melewati beberapa pembalap terkenal seperti Johan Zarco, Marco Bezzecchi, dan Alex Marquez. Acosta mengungkapkan bahwa sejak musim ini dimulai, ia merasa sulit untuk bersaing di posisi terdepan karena KTM tidak memiliki kecepatan maksimum yang cukup seperti merek lain.
Acosta, yang kini berusia 21 tahun, merasa sulit untuk bersabar dalam mengejar kemenangan. Meskipun mengalami kecelakaan, ia yakin bisa bersaing di posisi kedua hingga kelima tanpa insiden tersebut. Dia juga menyadari bahwa KTM memiliki keterbatasan dibandingkan dengan pabrikan lain, seperti Ducati, dan berharap pabrik dapat mengambil langkah maju dalam pengembangan motor mereka.
Meskipun mengalami berbagai kesulitan, Acosta merasa telah memasuki fase penerimaan di mana ia hanya bisa berbuat sebanyak itu dengan apa yang dimiliki timnya. Meskipun demikian, ia tetap optimistis bahwa KTM akan mampu menghadapi tantangan ini dan berkembang lebih baik di masa depan. Meski demikian, ia tidak ingin melepaskan peluang untuk meraih kesuksesan di pentas MotoGP.












