Max Verstappen harus menghadapi F1 GP Belgia tanpa bimbingan Gianpiero Lambiase, yang telah mendampinginya sejak debutnya di Red Bull pada 2016 dan membentuk pasangan yang solid dalam sejarah F1. Lambiase absen di Spa-Francorchamps karena alasan pribadi, seperti yang terjadi di Austria. Penggantinya adalah Simon Rennie, yang telah bekerja dengan pembalap terkenal seperti Mark Webber dan Daniel Ricciardo. Meskipun Rennie memiliki peran teknis yang lebih dalam, ia sudah akrab dengan lingkungan Red Bull dan telah memenuhi tugasnya dengan baik di Austria.
Selama berhari-hari, Verstappen dan Lambiase telah membangun ikatan yang kuat, tetapi Rennie telah membuktikan dirinya sebagai insinyur yang andal dan terbaik dalam situasi seperti ini. Selain itu, Red Bull juga akan membawa inovasi teknis baru ke lintasan Belgia, termasuk perubahan pada suspensi sasis dan zona pendinginan untuk unit daya Honda. Keseluruhannya, persiapan tim Red Bull untuk balapan di Belgia tampaknya berjalan dengan baik di bawah arahan Rennie, meskipun absennya Lambiase meninggalkan sebuah celah yang dirasakan dalam struktur tim. Selain perubahan teknis, strategi balapan dan adaptasi RB21 dengan trek Belgia juga menjadi fokus tim untuk mendapatkan performa terbaik.
Verstappen Dipandu Rennie di F1 GP Belgia: Analisis Tanpa Lambiase












