Principal Haas, Ayao Komatsu, mengungkapkan kekesalannya setelah timnya gagal dalam Grand Prix Belgia. Saat balapan, Oliver Bearman dan Esteban Ocon memiliki peluang bagus tetapi gagal mengambil keputusan yang tepat saat beralih dari ban intermediate ke ban slick. Akibatnya, posisi Haas turun drastis dan keduanya hanya finis di urutan ke-11 dan ke-15. Ocon membenarkan bahwa kesalahan dalam strategi pitstop telah merugikan mereka, terutama dalam memilih untuk menggunakan ban bekas ketimbang ban baru yang tersedia. Meskipun memberikan umpan balik yang sangat teruk kepada tim, Ocon tidak mau menyebut siapa yang gagal dalam mengambil keputusan yang sesuai. Bearman juga mengungkapkan kekecewaannya atas situasi serupa, yang diperparah dengan masalah teknis mobilnya.
Meski kecewa, Ocon dan Bearman menunjukkan sikap positif dan fokus pada pembelajaran dari kegagalan tersebut. Mereka berkomitmen untuk meninjau kembali strategi dan berusaha keras agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Meskipun demikian, Haas berhasil meraih poin berharga dalam sprint dan berharap untuk memperbaiki posisi mereka dalam kejuaraan konstruktor. Mereka berencana untuk memperjuangkan kesuksesan lebih lanjut dengan strategi yang lebih baik dalam Grand Prix Hungaria mendatang. Meskipun cuaca yang tidak menentu mempengaruhi strategi balapan, Ocon optimis bahwa tim Haas dapat tampil baik di atas lintasan. Penyesalan Ocon dan Bearman terhadap kegagalan dalam Grand Prix Belgia tidak mengurangi semangat dan tekad mereka untuk meraih kesuksesan di masa depan.












