Pada akhir tahun 2023, MotoGP mengumumkan rencana pengenalan bahan bakar non-fosil secara bertahap di kelas utama. Dalam upaya untuk mencapai minimal 40 persen penggunaan bahan bakar non-fosil pada tahun 2024, MotoGP berkomitmen untuk meningkatkan angka tersebut dari tahun ke tahun. Dan pada tahun 2027, targetnya adalah mencapai penggunaan bahan bakar non-fosil sebesar 100 persen dengan diperkenalkannya peraturan baru untuk kelas utama.
Setelah serangkaian pertemuan yang telah dilaksanakan sejak awal tahun oleh Komisi Grand Prix, keputusan telah diambil untuk mewajibkan penggunaan bahan bakar non-fosil sebesar 100 persen di semua kategori kejuaraan mulai tahun 2027. Federasi Internasional (FIM) telah mengeluarkan pernyataan resmi pada tanggal 30 Juli 2025 yang menetapkan spesifikasi bahan bakar yang harus digunakan.
Dalam pernyataan tersebut, disebutkan bahwa mulai tahun 2027, seluruh kategori Grand Prix harus menggunakan bahan bakar yang 100 persen non-fosil. Pengukuran akan dilakukan menggunakan uji C14 untuk memastikan kandungan karbon C14 dari bahan bakar sesuai dengan standar yang ada di atmosfer, menyingkirkan kemungkinan bahan bakar tersebut berasal dari sumber fosil. Hal ini akan melibatkan monitoring dan verifikasi pascabalapan.
Selain itu, bahan bakar MotoGP tidak lagi akan dihasilkan melalui penyulingan minyak mentah, namun bisa berupa biofuel atau bahan bakar elektronik. Keputusan ini merupakan lanjutan dari kebijakan sebelumnya di tahun 2024 yang mewajibkan setidaknya 40 persen kandungan non-fosil dalam bahan bakar. Transisi ini akan terus berlanjut hingga mencapai titik puncak dengan penerapan bahan bakar non-fosil 100 persen pada tahun 2027.
Selain kebijakan mengenai bahan bakar, MotoGP juga berencana untuk menerapkan perubahan teknis pada tahun 2027, termasuk pengurangan kapasitas motor, aerodinamika, perangkat ketinggian pengendaraan, dan pergantian pemasok ban. Keputusan ini diambil oleh Komisi Grand Prix yang terdiri dari berbagai perwakilan organisasi terkait yang bertujuan untuk merampingkan aturan kejuaraan.
Pengumuman ini menandai langkah besar yang diambil oleh MotoGP menuju keberlanjutan lingkungan dan kesiapan untuk mengurangi dampak lingkungan dari olahraga balap motor. Dengan target penggunaan bahan bakar non-fosil 100 persen mulai tahun 2027, MotoGP berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan lingkungan global yang semakin mendesak.












