Yuki Tsunoda sedang mengalami tantangan yang besar sejak ia dipromosikan ke Red Bull Racing, dengan hanya meraih sembilan poin sejak naik kelas. Tekanan semakin terasa dan Grand Prix Meksiko di akhir Oktober dikatakan sebagai poin balik, yang berarti tiga balapan berikutnya dapat menentukan nasibnya. Isack Hadjar juga berada di garis depan untuk promosi ke tim senior F1 2026, sehingga Tsunoda menyadari perlu terus meningkatkan kecepatan balapan. Meskipun berhasil mencapai Q3 di Monza, Tsunoda masih perlu bekerja keras untuk menjaga kecepatan jarak jauh. Penyesalan tentang kerusakan dan pengaturan mobil menjadi fokus utama pembalap Jepang ini. Meskipun kompetitif di satu lap, kesulitan Tsunoda terletak pada kemampuannya menjaga performa dan keausan ban untuk satu putaran penuh. Usahanya untuk menemukan keseimbangan dan solusi atas masalah mobil terus berlanjut, dan Tsunoda berharap untuk terus meningkatkan performa dan mengatasi hambatan di trek balapan.
Tsunoda Ungkap Alasan Red Bull Kesulitan Mendeskripsikan Masalahnya
Read Also
Recommendation for You

Pemenang kejuaraan F1 Academy 2025, Doriane Pin, membuka diri tentang pengaruh yang dimiliki juara tujuh…

Spire Motorsports and co-owner Jeff Dickerson responded to Joe Gibbs Racing’s motion for expedited fact…

NASCAR has appointed Richard Bowman as its first Director of Artificial Intelligence. Bowman expressed his…









