Kualifikasi Formula 1 GP Azerbaijan di Baku telah menjadi sorotan menarik, dengan Andrea Kimi Antonelli tetap tenang di tengah tekanan. Meskipun mengalami musim yang sulit di Eropa, pembalap muda Italia itu memperoleh posisi keempat di grid, memberikan motivasi besar baginya.
Antonelli berhasil menghindari masalah, meski harus berkunjung ke steward setelah dugaan melanggar bendera kuning selama kualifikasi. Namun, teguran yang dia terima membuatnya menduduki posisi keempat di grid start. Ini merupakan prestasi kualifikasi terbaiknya di Formula 1, setelah sebelumnya meraih pole position di balapan sprint GP Miami.
Dengan berada di posisi keempat pada kualifikasi Grand Prix reguler, pembalap rookie Mercedes itu mencapai hasil yang sama dengan di Bahrain dan Kanada, walaupun tetap tertinggal dari George Russell. Namun, kali ini ia berhasil mengungguli rekan setimnya.
Meskipun memperoleh catatan positif, Antonelli menyatakan bahwa kualifikasi tidaklah mudah. Kondisi angin di lintasan menjadi faktor yang sulit diperkirakan, membuatnya merasa seperti berada di lotere. Meskipun merasa senang, Antonelli juga merasa sedikit kecewa karena situasi sulit yang dihadapi semua pembalap.
Faktor mental juga menjadi tantangan bagi Antonelli di Baku. Dalam suasana penuh risiko, pembalap harus tetap fokus agar dapat mencapai hasil terbaik. Antonelli mengakui bahwa melihat rekan setimnya mengalami kecelakaan dapat memengaruhi psikologisnya. Karena itu, ia lebih memilih untuk tidak menonton, agar tidak terpengaruh secara negatif dan dapat tetap tenang di lintasan.












