Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dibentuk oleh Presiden RI Prabowo Subianto akan menambah satu anggota perempuan. Ketua Komisi, Jimly Asshiddiqie mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo mengusulkan penambahan anggota perempuan untuk memastikan keterwakilan gender dalam komisi. Dengan penambahan ini, jumlah anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri akan menjadi 11 orang. Presiden Prabowo sebelumnya telah melantik 10 anggota komisi, termasuk diantaranya Polri, pejabat Menteri, dan mantan Kapolri. Pembentukan komisi ini merupakan upaya Presiden Prabowo untuk memenuhi aspirasi masyarakat terkait reformasi internal kepolisian. Selain itu, Presiden Prabowo juga dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke Australia dan bertemu dengan PM Albanese pada Rabu, 12 November 2025.
Reformasi Polri: Penambahan Anggota Perempuan, Inisiatif Terbaru!
Read Also
Recommendation for You

Pelarian lima pelaku begal yang menyerang anggota pemadam kebakaran (Damkar) di Jakarta Pusat berakhir dramatis….

Penetapan lima orang tersangka dalam kasus dugaan penggelapan BBM sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh…

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka peluang bagi partai politik (parpol) untuk membeli naming rights…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia pada Senin,…








