Musim 12 Formula E diprediksi akan menjadi musim yang penuh perjuangan dan seimbang oleh CEO FE, Jeff Dodds. Pengujian pra-musim di Valencia menunjukkan persaingan yang ketat di antara tim-tim. Cupra Kiro, tim yang mengalami perubahan kepemilikan dan beralih ke powertrain buatan Porsche, mengalami tantangan besar untuk menyesuaikan diri dengan unit baru tersebut dalam waktu singkat. Namun, hasilnya mulai terlihat dari podium, posisi terdepan, dan kemenangan di Jakarta E-Prix yang diraih oleh Dan Ticktum.
Xavi Serra, bos Cupra Racing, menyatakan bahwa selama jeda musim panas, tim Cupra Kiro telah merevisi strategi mereka dengan tujuan menjadi kejutan dalam kejuaraan. Mereka belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya dan berupaya untuk meraih poin pada balapan di mana mereka berprestasi baik. Strategi balapan didiskusikan dengan intens di pabrik Cupra Kiro, karena strategi yang tepat sangat penting dalam menghadapi dinamika balapan Formula E.
Di musim ini, Cupra Kiro mengandalkan pembalap seperti Dan Ticktum dan memiliki tambahan tokoh-tokoh penting seperti Gary Paffett dan Mark Turner, yang memperkuat tim dan membantu dalam pengembangan tim untuk masa depan. Menurut Team Principal, pertumbuhan tim ini telah membuat mereka semakin menarik dan kompetitif di tingkat yang lebih tinggi. Diharapkan, tim dapat menjaga performa musim lalu dengan mencari hasil yang lebih baik di musim ini.












