Pembalap muda Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, menjadi sasaran pelecehan dan pesan kebencian setelah balapan terakhir F1 GP Qatar. Kekalahan posisi keempat Antonelli dari Lando Norris di lap-lap terakhir menciptakan kontroversi di media sosial dan media internasional. Helmut Marko dari Red Bull bahkan mengklaim bahwa Antonelli memfasilitasi penyalipan tersebut sebelum permintaan maaf dibuat oleh Red Bull Racing. Perwakilan Antonelli mengutuk ujaran kebencian dan meminta rasa hormat bagi pembalap muda seperti Antonelli yang sedang meniti karier di Formula 1.
FIA juga ikut mengutuk pelecehan terhadap Antonelli, menekankan pentingnya lingkungan olahraga yang aman dan saling menghormati. Insiden di Qatar berdampak pada persaingan kejuaraan dengan Norris mendapatkan keunggulan 12 poin dari Verstappen menjelang putaran terakhir di Abu Dhabi. Antonelli, meskipun menjadi sorotan media, tetap dijagokan sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di F1. Selain itu, Motorsport.com mengajak publik untuk memberikan masukan tentang apa yang ingin mereka lihat di situs tersebut.












