Prinsipal Cyril Abiteboul optimis bahwa Hyundai akan tampil lebih siap dan lebih kuat di Kejuaraan Reli Dunia (WRC) 2026 setelah melewati musim yang penuh dengan tantangan. Meskipun mendapatkan dua kemenangan, Hyundai masih tertinggal jauh dibandingkan dengan rivalnya, Toyota, yang meraih 12 kemenangan dan gelar juara dunia kelima secara beruntun. Hyundai memulai debut mobil baru ‘Evo’ i20 N Rally1 musim ini, yang memberikan kemajuan pesat di beberapa area namun juga mengalami kesulitan di reli aspal dan kondisi cengkeraman rendah. Prinsipal Abiteboul mencatat bahwa keputusan untuk upgrade mobil pada tahun sebelumnya membawa nilai jangka panjang, namun juga menghadirkan kurva pembelajaran yang curam musim ini.
Adrien Fourmaux dan Alexandre Coria dari Tim Reli Dunia Hyundai Hyundai i20 N Rally1 menyatakan bahwa mobil Evo mereka telah menunjukkan peningkatan performa, meskipun dengan ketidakpastian. Mereka memahami bahwa evolusi kecil dalam reli dapat memberikan hasil yang signifikan, namun kurva pembelajaran musim ini membantu mereka memahami perilaku mobil dan merencanakan strategi yang lebih terfokus jangka panjang. Hyundai berharap dapat memanfaatkan bonus homologasi untuk melakukan peningkatan lebih lanjut pada i20 N guna mengejar Toyota.
Dengan struktur manajemen baru yang dipimpin oleh Andrew Wheatley dan pemahaman yang diperoleh sepanjang musim, Prinsipal Abiteboul yakin bahwa Hyundai akan tampil lebih kuat di musim berikutnya. Dukungan dari pembalap muda seperti Adrien memberikan kepercayaan tambahan kepada tim, yang diyakini akan menyumbang pada penampilan Hyundai di Monte Carlo bulan depan. Prinsipal Abiteboul menyatakan keyakinannya bahwa dengan fokus, pemahaman yang lebih baik tentang mobil, dan organizasi yang stabil, Hyundai akan memasuki musim baru dengan posisi yang lebih kuat.












