Setiap tahun, delapan ratus ribu nyawa melayang dengan penyebab yang bukan berasal dari perang. WHO melaporkan bahwa setiap tahunnya, Eropa kehilangan delapan ratus ribu nyawa karena konsumsi alkohol yang berlebihan. Kecelakaan lalu lintas, tindakan melukai diri sendiri, dan jatuh menjadi penyebab utama kematian di Eropa akibat alkohol. Hal ini juga terkait dengan kekerasan antarpribadi dan kekerasan dalam rumah tangga. Generasi muda, terutama remaja dan dewasa muda, berisiko tinggi karena dampak alkohol terhadap perkembangan otak dan pengambilan keputusan. Alkohol juga dapat mengganggu daya ingat, kemampuan belajar, serta meningkatkan risiko gangguan penggunaan alkohol dan masalah kesehatan mental. Dengan begitu banyak cedera dan kematian yang dapat dicegah, penting untuk menyadari efek buruk alkohol dan berupaya untuk mengurangi konsumsinya. Data menunjukkan bahwa negara-negara Eropa Timur lebih banyak menyumbang jumlah kematian akibat alkohol dibandingkan dengan negara-negara Eropa bagian barat dan selatan. Dalam survei terbaru, ditemukan bahwa bir menjadi minuman beralkohol paling umum dikonsumsi di Rusia. Kita semua perlu lebih sadar akan konsumsi alkohol dan upaya pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak buruknya.
800 Ribu Orang Tewas Setiap Tahun: Bukan karena Perang
Read Also
Recommendation for You

Iran mengecam kesiapan negara-negara G7 untuk menjatuhkan sanksi baru terkait aksi protes di negara itu….

Bripda Muhammad Rio dari Brimob Polda Aceh telah dipecat karena melakukan desersi dan bergabung sebagai…

Mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Distrik Pusal…

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Keraton Surakarta Hadiningrat sebagai…

Muhammad Umar Said, Manajer Shipping Business PT Pertamina International Shipping (PIS), membantah tuduhan bahwa PT…







