Pemerintah China mengutuk keras serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya. China mengecam tindakan militer AS yang melanggar hukum internasional dan kedaulatan Venezuela, yang juga mengancam perdamaian dan keamanan di Amerika Latin dan Karibia. Dalam pernyataan resminya, China menyerukan AS untuk mematuhi hukum internasional dan menghormati kedaulatan negara lain sesuai Piagam PBB.
Serangan AS terhadap Venezuela dipicu oleh tuduhan terkait narco-terrorism dan kepemilikan senjata yang dilakukan oleh Maduro dan istrinya. Keduanya telah ditangkap dan akan diadili di Amerika Serikat. Pasca serangan tersebut, terjadi ledakan dan aktivitas jet tempur yang terlihat di Caracas, ibu kota Venezuela. Menteri Pertahanan Venezuela menyatakan penolakan terhadap kehadiran pasukan asing di negaranya.
Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan bahwa rincian tambahan terkait penangkapan Maduro akan segera dirilis, dengan konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung di Mar-a-Lago, Florida. Selain itu, China menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan tersebut serta menyerukan AS untuk menghentikan tindakan yang mengancam kedaulatan negara lain.












