Pembalap Spanyol Jorge Martín mengalami musim 2025 yang penuh gejolak, di mana ia meraih gelar juara dunia MotoGP. Namun, masa-masa sulit menghampirinya karena menjalani dua kali operasi akibat cedera. Pada Februari tahun sebelumnya, Martín mengalami cedera pada tulang skafoid tangan kirinya, yang memerlukan operasi. Kemudian, tulang selangka kanannya juga patah saat balapan sprint MotoGP Jepang pada 27 September. Meskipun telah pulih dari kedua cedera tersebut, Martín masih merasa belum sepenuhnya fit secara fisik, yang menjadi alasan ia kembali menjalani operasi untuk perbaikan.
Setelah menjalani operasi kedua, pemulihan Martín berjalan dengan baik meski ia masih menjalani proses pemulihan fisik di gym. Namun, pembalap Aprilia tersebut diperkirakan akan absen dalam tes pramusim pertama MotoGP di Sepang pada bulan Februari. Kendati demikian, Martín tetap akan berada di Malaysia untuk memantau perkembangan tim dan berpartisipasi dalam acara peluncuran musim MotoGP di Kuala Lumpur. Jika diperlukan, Lorenzo Savadori akan menggantikan Martín dalam tes di Sepang.
Martín berharap dapat kembali mengendarai Aprilia setelah pulih sepenuhnya pada sesi tes pramusim kedua di Buriram, sebelum musim dimulai dengan Grand Prix Thailand pada 1 Maret. Tahun sebelumnya, Martín mengalami cedera serius sehingga harus menjalani empat kali operasi dan hanya dapat menyelesaikan empat balapan dari 22 yang digelar. Kehadiran Martín di lintasan balapan masih menjadi tanda tanya, namun dia tetap optimis untuk kembali beraksi setelah pulih dari cedera-cederanya.












