Motor listrik pada mesin F1 mengalami peningkatan daya yang signifikan dari 120 kW menjadi 350 kW, namun, kapasitas baterainya hanya sedikit lebih besar. Hal ini menyebabkan masalah energi listrik yang tidak mencukupi untuk satu putaran penuh di lintasan. Aerodinamika aktif telah dipelajari untuk mengurangi hambatan, tetapi tim-tim sedang mencari solusi alternatif yang kreatif agar tidak kehabisan daya di tengah jalan. Matt Harmann dari Williams, dalam peluncuran livery Williams FW48, membahas tantangan pemulihan energi pada F1 baru yang harus diatasi. Pembalap mungkin terpaksa menggunakan gigi rendah untuk memulihkan energi, hal ini mengharuskan pembalap untuk menyesuaikan gaya mengemudi mereka. Pemulihan energi tidak hanya terjadi saat pengereman, namun harus dimaksimalkan selama putaran untuk mendapatkan hasil optimal. Strategi menarik seperti menggunakan mesin pembakaran dalam untuk pengisian daya telah menjadi topik perbincangan yang menarik. Faktor penentu performa terbaik di awal kejuaraan bergantung pada integrasi antara power unit dan sasis mobil. Inovasi dan strategi yang tepat akan menjadi kunci kesuksesan di kejuaraan mendatang.
Pemulihan Energi dan Stabilitas: Masalah yang Dibahas oleh Williams
Read Also
Recommendation for You

Pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, baru-baru ini melakukan uji coba MCL40 di Barcelona…

Jorge Martín menjalani pemeriksaan medis di Klinik Ruber Internacional di Madrid, tempat di mana ia…

Seiring dengan persiapan untuk musim MotoGP 2026, Aprilia yakin akan mengikuti jejak Ducati yang tetap…









