Polisi Memastikan Pelaku Penyiraman Tidak Menggunakan Bahan Berbahaya

Polres Metro Jakarta Pusat telah mengonfirmasi bahwa cairan yang digunakan oleh tiga pelajar pelaku penyiraman di Cempaka Putih Barat, tidak berasal dari air keras tetapi dari cairan kimia berbahaya. Menurut Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polres Metro Jakpus, Kompol Rita Oktavia, ketiga pelajar tersebut sudah diamankan dan cairan kimia yang digunakan sedang dalam proses pemeriksaan intensif.

Pelaku penyiraman cairan kimia tersebut terdiri dari tiga pelajar yang masing-masing berinisial A, D, dan F. Rita mengungkapkan bahwa pelaku dan korban tidak saling mengenal dan pelaku mengaku melakukan penyiraman secara acak. Dalam video yang viral di media sosial, ketiga pelaku terlihat mengendarai satu sepeda motor untuk melancarkan aksi mereka.

Di sisi lain, korban bersama dua temannya juga terlihat menggunakan satu sepeda motor dan saat sepeda motor korban mendekat, sepeda motor pelaku memotong jalur korban untuk kemudian menyiram cairan kimia ke arah korban. Setelah aksi mereka dilakukan, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi sementara korban terlihat kesakitan akibat terkena cairan kimia. Polisi akan terus mengusut kasus ini untuk memastikan pelaku mendapat hukuman yang tegas.

Copyright © ANTARA 2026

Source link