Saat ini, banyak orang merasa menjalani hari mereka seperti biasa dengan menyelesaikan pekerjaan, tugas rumah, dan memenuhi tanggung jawab keluarga. Namun, terkadang meskipun terlihat baik-baik saja dari luar, di dalam kepala mereka, rasanya berbeda. Mereka mungkin mudah lupa, sulit fokus, cepat lelah, dan merasa otaknya berkabut.
Kondisi ini tidak hanya masalah kelelahan biasa, melainkan bisa juga disebut sebagai high-functioning burnout. Burnout ini sering kali tidak terlihat secara jelas, seperti tidak bisa bangun dari tempat tidur atau kolaps secara total. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada bentuk burnout yang lebih tersembunyi.
Seseorang masih bisa produktif dan berprestasi, namun secara mental dan biologis mereka berada di ambang kelelahan yang serius. Hal ini terjadi ketika seseorang terus memaksa diri untuk tetap berfungsi di level tinggi meskipun tubuhnya sudah bekerja di tingkat stres yang berlebihan dalam jangka waktu yang lama.
Paparan hormon stres seperti kortisol secara kronis dapat memengaruhi bagian otak yang mengatur fokus, memori, dan pengambilan keputusan. Akibatnya, seseorang bisa mengalami kondisi yang sering disebut sebagai brain fog, dengan gejala seperti sulit mengingat hal sederhana, mudah terdistraksi, atau merasa pikiran lambat.
Beberapa tanda high-functioning burnout yang sering muncul termasuk kesulitan dalam fokus sekalipun pekerjaan tetap selesai, merasa lelah terus menerus meskipun sudah beristirahat, emosi yang lebih datar atau mudah tersinggung, motivasi yang menurun namun tetap memaksakan diri untuk tetap produktif, dan tubuh sering terasa tidak enak tanpa alasan yang jelas. Jika Anda merasakan beberapa tanda ini, penting untuk segera mengambil tindakan untuk menjaga kesehatan mental dan fisik Anda.












