Berita  

Pemerintah Larang Pemberian PR Berlebihan di Sekolah Selama Ramadan

Pemerintah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan dimulainya bulan suci Ramadan, kegiatan pembelajaran di sekolah akan diatur ulang. Selama bulan Ramadan, pemerintah menekankan agar sekolah tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) secara berlebihan kepada siswa. Hal ini bertujuan untuk memastikan siswa dapat menjalankan ibadah dengan nyaman. Aturan ini termasuk dalam Surat Edaran Bersama dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 2026. SEB ini juga menetapkan agar pembelajaran di bulan Ramadan 2026 lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Tidak hanya itu, SEB tersebut juga mengatur tentang jadwal belajar selama bulan Ramadan. Mulai tanggal 18 hingga 21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran akan dilakukan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai dengan penugasan dari sekolah. Setelah itu, kegiatan pembelajaran akan kembali dilakukan secara tatap muka mulai tanggal 23 Februari hingga 14 Maret 2026. Selama periode tersebut, selain aspek akademik, sekolah juga diminta untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan yang memperkuat iman, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Bagi siswa beragama Islam, kegiatan yang dianjurkan antara lain tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, dan kajian keislaman, sementara siswa beragama lainnya diharapkan mengikuti bimbingan rohani sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Pendekatan ini menempatkan Ramadan sebagai bagian dari pendidikan karakter, bukan hanya penyesuaian kalender akademik. Seluruh aturan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembelajaran selama bulan Ramadan berjalan lancar tanpa memberatkan siswa dan tetap memperhatikan aspek spiritual.

Sebagai tambahan, bagi mereka yang ingin menjalankan puasa sambil menjaga diet, cara yang efektif dan sehat dapat diikuti. Tips termasuk aturan sahur, berbuka, asupan protein, olahraga ringan, dan tidur cukup agar diet tetap efektif selama Ramadan. Dengan demikian, pembelajaran selama bulan Ramadan dapat dijalani dengan nyaman dan sesuai dengan kebutuhan siswa, serta mencakup aspek spiritual dan kesehatan dengan baik.

Source link