Chelsea Olivia mengungkapkan bahwa di balik unggahan hangatnya sebagai ibu dan istri, ia sebenarnya sedang berjuang melawan gangguan kesehatan serius yang menyerang organ reproduksinya. Pengalaman berat dimulai setelah Chelsea pulang dari liburan di Jepang pada Januari 2026 lalu dan merasakan nyeri haid dan kram yang tidak biasa. Awalnya dianggap efek kelelahan, namun pendarahan berkepanjangan membuatnya mencari bantuan medis.
Setelah memeriksakan diri, kondisi rahimnya terlihat baik dan jumlah sel telur dalam kondisi normal, namun pendarahan masih berlanjut bahkan setelah mengonsumsi obat penyeimbang hormon. Chelsea menjalani berbagai konsultasi dan tes medis, termasuk perjalanan ke Penang, Malaysia, di mana akhirnya ditemukan polip di dalam rahim sebagai penyebab pendarahan akibat ketidakseimbangan hormon.
Dokter menyarankan tindakan operasi kecil, dan Chelsea menjalani empat prosedur sekaligus dalam satu sesi untuk mengatasi masalah kesehatannya. Meskipun mengalami perjalanan yang tidak mudah dan penuh tantangan selama dua bulan, Chelsea berharap agar pengalamannya dapat memberikan dukungan dan inspirasi bagi perempuan lain yang sedang menghadapi kondisi kesehatan yang serupa.












