Potensi kenaikan harga smartphone atau ponsel pintar tahun ini menjadi perhatian serius oleh lembaga riset global Counterpoint. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya biaya komponen RAM memori, yang telah naik sebesar 50 persen dari kuartal ke kuartal. Selain itu, biaya penyimpanan NAND juga telah mengalami peningkatan lebih dari 90 persen dalam periode yang sama. Analis Senior Counterpoint, Shenghao Bai, menegaskan bahwa kenaikan biaya ini tidak bisa dihindari dan akan berdampak pada harga eceran smartphone, karena biaya tersebut akan diteruskan ke konsumen. Khususnya, kategori smartphone kelas bawah diprediksi akan menjadi yang paling terpukul akibat kenaikan biaya memori. Demikian juga, smartphone kelas menengah juga akan mengalami peningkatan biaya pembuatan akibat konfigurasi memori yang semakin canggih. Selain itu, perkiraan biaya material untuk ponsel pintar berikutnya juga mengalami peningkatan signifikan. Sebagai akibatnya, Counterpoint memperkirakan bahwa ponsel pintar kelas bawah akan mengalami kenaikan harga sekitar US$30, sementara smartphone premium diprediksi akan naik sebesar US$150-200.
Harga Smartphone Baru Diprediksi Naik: Dampak Terbesar pada HP Murah
Read Also
Recommendation for You

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, awalnya mendukung Jakarta International Stadium (JIS) sebagai lokasi konser BTS…

Menuju penayangan film Dilan ITB 1997, berbagai kegiatan promosi menarik sedang dipersiapkan oleh Falcon Pictures….

Ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah belakangan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan calon jemaah umroh….

Zayn Malik membuat penggemar terkejut dengan membagikan foto dirinya sedang berada di rumah sakit, menjelaskan…

Pada hari Minggu, 19 April 2026, putra kedua Raffi Ahmad, Rayyanza Malik Ahmad, berhasil mendapatkan…







