Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik tertinggi setelah Israel berhasil menewaskan Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib. Kematian tokoh penting ini menjadi pukulan berat bagi kepemimpinan Iran dan segera memicu ancaman balasan yang keras dari Teheran. Presiden Iran membenarkan bahwa Khatib tewas dalam serangan terbaru yang menargetkan para pejabat pemerintah elit. Insiden ini menambah daftar tokoh penting Iran yang tewas sejak konflik dengan Israel kembali memanas. Serangan itu terjadi tak lama setelah Ali Larijani, tokoh keamanan Iran, tewas. Pemerintah Iran telah bersumpah akan membalas setiap serangan terhadap para pejabat tinggi mereka. Situasi semakin mencekam dengan konflik yang kini melibatkan tidak hanya Iran dan Israel, tetapi juga menarik perhatian Amerika Serikat beserta sekutu Barat lainnya. Ancaman balasan dari Garda Revolusi Iran terus terjadi setelah serangan terhadap fasilitas energi Iran. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan peringatan keras kepada musuh negara, menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam. Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik serangan terhadap sejumlah fasilitas energi, termasuk ladang gas South Pars, yang merupakan ladang gas alam terbesar di dunia. Ancaman ini dikaitkan dengan potensi serangan ke infrastruktur energi negara lain oleh IRGC, yang menyebutnya sebagai langkah antisipasi untuk menanggapi sumber ancaman. Iran bahkan meminta evakuasi warga dan pekerja di beberapa fasilitas minyak di kawasan Teluk Persia sebagai tindakan pencegahan.
Israel Bunuh Menteri Intelijen Iran: Harga Minyak Melonjak!
Read Also
Recommendation for You

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung hingga saat ini. Ketua Parlemen Iran, Mohammad…

Senin, 20 April 2026, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh komunitas…

Sebuah dugaan perselingkuhan antara oknum prajurit TNI dengan seorang Bhayangkari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara,…









