Pinkan Mambo memutuskan untuk tidak aktif di dunia tarik suara dan beralih ke usaha dagang untuk memastikan kebutuhan sehari-hari keluarganya terpenuhi. Keputusan ini tidak hanya berdasarkan kehilangan minat pada dunia musik, tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman hidupnya yang sulit secara finansial. Pinkan mengakui bahwa kebiasaan hidup dalam kondisi sulit selama bertahun-tahun membentuk pemikirannya untuk selalu mengejar penghasilan yang langsung dapat digunakan. Dalam perbincangan, Pinkan mengungkapkan bahwa pengalaman hidupnya sangat memengaruhi pandangannya terhadap pekerjaan dan pemasukan.
Selama bertahun-tahun menghadapi ketidakstabilan ekonomi, Pinkan terbiasa memikirkan kebutuhan harian, terutama untuk anak-anaknya. Hal ini membuatnya memilih pekerjaan yang memberikan hasil cepat daripada menunggu peluang di industri hiburan. Meskipun sebelumnya ia merasakan kondisi ekonomi yang lebih baik setelah menjalankan usaha sendiri, Pinkan tetap fokus pada uang harian karena kebiasaan yang terbentuk dari kehidupannya sebelumnya. Menurutnya, tekanan kebutuhan di masa lalu mendorongnya untuk selalu mengejar pemasukan harian.
Keputusan untuk berdagang dianggapnya lebih realistis daripada menunggu jadwal manggung atau proyek di industri hiburan yang tidak selalu rutin. Dengan berdagang, Pinkan merasa memiliki kendali yang lebih besar terhadap penghasilannya. Kesederhanaan dan kebiasaan hidup yang sulit telah membentuk pola pikir dan tindakan Pinkan dalam menjalani hidupnya saat ini.












