Pada Jumat, 17 April 2026, maskapai Vietjet melakukan penguatan dalam transformasi teknologi melalui serangkaian kerja sama strategis di industri penerbangan. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mengembangkan teknologi kabin dan sistem pesawat generasi baru guna mendukung pertumbuhan jangka panjang. Salah satu mitra industri yang terlibat adalah AVIC Cabin Systems dari China, yang akan berkontribusi dalam pengembangan interior pesawat dan ekosistem industri aviasi.
Pengembangan teknologi kabin menjadi fokus penting dalam meningkatkan pengalaman penumpang. Inovasi dalam desain interior, efisiensi ruang, dan integrasi sistem menjadi prioritas untuk memberikan layanan yang lebih optimal. Selain itu, penggunaan teknologi dalam rantai pasok industri penerbangan juga diperkuat melalui kerjasama dengan pihak terkait untuk mempercepat lokalisasi produksi dan transfer teknologi.
Vietjet juga meningkatkan pengembangan armada dengan mendapatkan pembiayaan dari SPDB Financial Leasing, memungkinkan pengadaan pesawat baru dengan pendekatan pembiayaan yang fleksibel. Perusahaan ini juga akan mengoperasikan pesawat COMAC C909 untuk mendukung efisiensi operasional dan memperluas jaringan penerbangan di kawasan.
Chairwoman Vietjet, Nguyen Thi Phuong Thao, menekankan pentingnya kolaborasi dalam pertumbuhan industri. Sinergi antara maskapai, institusi keuangan, dan pelaku industri diharapkan dapat memperkuat daya saing kawasan. Langkah Vietjet ini mencerminkan tren integrasi teknologi yang semakin kuat di industri penerbangan global, tidak hanya terjadi pada pesawat tetapi juga mencakup sistem, pembiayaan, dan rantai pasok.
Dengan pendekatan ini, Vietjet berusaha membangun ekosistem teknologi aviasi yang terintegrasi untuk mendukung konektivitas dan perkembangan industri di kawasan Asia-Pasifik. Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan menjaga daya saing dalam industri penerbangan yang semakin berkembang.












