Kelompok Anarkis Dihadang Polda Metro Jaya Saat May Day
Pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Polda Metro Jaya melakukan langkah deteksi dini dan pencegahan terhadap sejumlah kelompok anarkis yang hendak mengacaukan aksi di Monas maupun depan Gedung DPR/MPR RI. Langkah ini diambil guna menjaga marwah demokrasi dan memastikan penyampaian pendapat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Barang-Bahan untuk Kerusuhan Diamankan
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang yang dapat digunakan untuk merusak dan menciptakan kerusuhan. Di antaranya adalah botol kosong, kain pemicu, bensin, serta bahan bakar untuk membuat bom molotov. Selain itu, ditemukan juga paku beton yang akan digunakan untuk merusak bangunan atau pembatas beton.
Iman menyampaikan bahwa pihaknya juga menemukan ketapel dengan gotri yang dipersiapkan untuk menyerang petugas yang bertugas dan beberapa senjata tajam. Dokumen rencana kerusuhan juga ditemukan, menunjukkan adanya persiapan yang matang dalam melancarkan aksi tersebut.
Langkah Antisipasi dan Penyelidikan
Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam peringatan Hari Buruh yang berjalan aman dan tertib. Sementara itu, polisi terus melakukan langkah antisipatif untuk mencegah kelompok-kelompok anarkis melakukan tindak pidana. Sebanyak 101 orang sedang menjalani pemeriksaan untuk mendalami informasi terkait rencana kerusuhan yang mereka miliki.
Selama May Day, Polda Metro Jaya memiliki 24.980 personel gabungan yang siap menjaga keamanan di Monas. Saat ini, pembahasan lebih lanjut dan pengembangan kasus-kasus terkait masih terus berlangsung.












