Berita  

Panglima Brigade al-Qassam Hamas Tewas Akibat Serangan Bom Israel






Izz al-Din al-Haddad Tewas dalam Serangan Israel: Hamas Berduka

Izz al-Din al-Haddad Tewas dalam Serangan Israel: Hamas Berduka

Pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 19:40 WIB, sebuah berita mengejutkan datang dari Palestina. Komandan sayap militer kelompok Hamas, Izz al-Din al-Haddad, tewas dalam serangan Israel pada Jumat malam. Selain al-Haddad, istri dan putrinya juga menjadi korban dalam serangan tersebut. Pemakaman mereka dilakukan dengan penuh duka di Kota Gaza.

Hamas Berduka Atas Kematian Al-Haddad

Dalam konfirmasi resmi, Hamas juga turut berduka atas kehilangan al-Haddad. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menyampaikan rasa duka dalam sebuah pernyataan yang direkam. Al-Haddad dikenal sebagai salah satu pejuang terbesar rakyat Palestina dan panglima Brigade Izz ad-Din al-Qassam. Hamas menegaskan bahwa meskipun kehilangan besar ini, perjuangan mereka akan terus berlanjut.

Situasi Konflik Palestina-Israel

Hamas menyatakan bahwa pembunuhan al-Haddad merupakan upaya Israel dalam memaksakan kebijakan kekerasan untuk mempengaruhi posisi politik kelompok perlawanan. Al-Haddad sendiri memiliki sejarah panjang dalam perlawanan melawan Israel. Sebelum kematiannya, salah satu putranya, Suhaib, dan menantunya, Mahmoud Abu Hasira, juga telah gugur dalam perang melawan Israel.

Perang ini terjadi setelah gencatan senjata pada Oktober 2025, yang dilanggar terus-menerus oleh Israel. Gencatan senjata tersebut terjadi setelah perang genosida selama dua tahun yang mengakibatkan ribuan kematian dan luka di Palestina.

Reaksi Internasional dan Tuntutan Hamas

Hamas menyerukan komunitas internasional dan negara-negara mediator perjanjian untuk bertindak dan menekan Israel agar mematuhi aturan perjanjian dan menghentikan kekerasan terhadap warga sipil. Mereka juga menilai bahwa pembunuhan al-Haddad sebagai cerminan upaya Israel dalam mempengaruhi situasi politik di kawasan Palestina.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, menyoroti pentingnya menetralisir provokasi Israel untuk mencapai perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah. Hal ini menggarisbawahi bahwa situasi konflik antara Palestina dan Israel masih menjadi sorotan dunia internasional.


Source link