Peneliti Menamai Spesies Lebah Setelah Pembalap F1 Oscar Piastri
Sebuah pencapaian unik baru-baru ini terjadi ketika peneliti Corentin Jouault menamai spesies lebah yang berusia 98 juta tahun dengan nama McLaren driver, Oscar Piastri. Jouault dan koleganya baru-baru ini menemukan fosil lebah dari era Kapur yang kemudian mendeskripsikannya sebagai spesies baru dengan nama Gwesped piastrii.
Ide Naming dari Penggemar Berat F1
Jouault, seorang peneliti muda berusia 27 tahun asal Prancis, bukan hanya terkenal karena kecintaannya pada Formula 1, tetapi juga karena kekagumannya terhadap ketenangan dan profesionalisme Oscar Piastri dalam balapan. Ia bertekad menamai penemuannya dengan nama Piastri sebagai bentuk penghargaan terhadap pembalap muda berbakat tersebut.
Pernamaan yang Tidak Biasa
Secara akademis, penelitian yang dilakukan Jouault menyebutkan bahwa Gwesped piastrii dapat dibedakan dari spesies lainnya berdasarkan jumlah ciri khas anatomi tertentu. Tak hanya itu, Jouault juga menemukan spesies kedua yang terkait dengan keluarga lebah yang sama, yang kemudian diterbitkan dalam jurnal ilmiah Palaeoworld.
Kejutan Reaksi dari Komunitas F1
Kebijakan Jouault untuk menamai spesies lebah ini tentu mengundang perhatian luar biasa dari komunitas Formula 1. Berita mengenai dedikasi spesies lebah ini cepat menyebar di media sosial sehingga Jouault, yang saat ini sedang berada di Institut Sains dan Teknologi Okinawa di Jepang, kaget dengan banyaknya perhatian yang ia terima.












