Christopher Bell Crash: Hardest Impact in a Decade

Christopher Bell Alami Benturan Paling Parah dalam Sejarah NextGen Car

Christopher Bell mengalami benturan terparah dalam lebih dari empat tahun sejarah mobil NextGen saat kecelakaan terjadi di putaran 148 NASCAR Cup Series di Michigan International Speedway. Insiden itu berlangsung ketika Chase Elliott kehilangan traksi di atas gundukan di Tikungan 3 dan menyentuh Bell saat balapan untuk posisi kedua. Kontak tersebut membuat Bell menabrak tembok, yang mengakibatkan perbaikan Barrier SAFER selama 21 menit, serta benturan sekunder ketika Elliott kembali ke lintasan dan menyentuh sisi kiri mobil Bell.

Sejarah Benturan

Dalam episode terbaru podcast resmi NASCAR Hauler Talk, eksekutif komunikasi Mike Forde mengungkapkan bahwa benturan Bell adalah yang terburuk sejak mobil ini debut pada tahun 2022, dan juga yang terburuk sejak 2015 ketika Matt Harper, direktur manajemen sistem keselamatan NASCAR, bergabung dengan perusahaan dan mengumpulkan data menggunakan metodologi mereka.

Benturan ini diukur dalam Delta-v, yang mengukur perubahan kecepatan. Menurut Forde, “Delta-v adalah ukuran kecepatan yang hilang dalam suatu kejadian. Jadi jika Anda bergerak dengan kecepatan 200 mph dan tiba-tiba berhenti karena menabrak tembok dan menghilangkan X kecepatan, perbedaan itu adalah Delta-v.”

Diskusi Mendalam tentang Delta-v dan Gs

Forde meminta penjelasan kepada Harper dan wakil presiden teknik keselamatan John Patalak tentang perbedaan Delta-v dan Gs.

Patalak menjelaskan, “Akselerasi adalah seberapa cepat kecepatan sesuatu berubah. Anda bisa berhenti di lampu merah di I-85 dalam lima detik dan mencapai puncak lima G dan Delta-v, yang merupakan perubahan kecepatan, sebesar 60 mil per jam. Atau, Anda bisa menabrak tembok dari 60 menjadi 0 dalam 0.1 detik dan mencapai puncak 50 G. Delta-v-nya sama. Keduanya penting karena massa kali percepatan sama dengan gaya.”

Harper menambahkan, “Kami biasanya juga menyebutkan puncak G. Itu bukan beban konstan sepanjang kecelakaan, hanya nilai tertinggi.”

Patalak juga menyoroti pentingnya puncak G dalam mengukur potensi cedera. Dia menyatakan bahwa hal tersebut terkait dengan durasi waktu ketika G tinggi.

Forde juga mengungkapkan bahwa NASCAR telah memberitahu Joe Gibbs Racing tentang data Delta-v dan Gs dari kecelakaan tersebut, tetapi terserah tim dan Bell untuk mempublikasikannya.

Tinjauan Keselamatan dan Kelangsungan Perlombaan

Selain itu, NASCAR melakukan tinjauan keselamatan di JGR pada hari Senin pagi dan melakukan pemeriksaan langsung terhadap mobil Bell dan SAFER Barrier segera setelah kecelakaan terjadi. Beberapa cedera diderita Bell, termasuk patah pergelangan tangan kiri dan cedera pergelangan kaki yang tidak diungkapkan, namun ia sudah dinyatakan siap untuk berkompetisi akhir pekan ini di Pocono Raceway setelah mendapatkan klarifikasi dari dokter yang merawatnya.

Mike Forde menjelaskan proses pengumuman Bell untuk berkompetisi, yang melibatkan kunjungan ke dokter pribadinya dan persetujuan dari tim medis NASCAR.

Harper melakukan tinjauan keselamatan di JGR pada Senin pagi.

Chase Brashears, direktur layanan lintasan NASCAR, juga muncul dalam podcast tersebut untuk membahas protokol keselamatan yang diterapkan secara langsung.

Source link