Growth of Formula E in Formula 1’s Shadow

Formula E Siap Pamerkan Identitas Baru dengan Kalender dan Performa Seperti F1

Formula E telah mengumumkan bahwa akan menyambut generasi baru mobil listriknya, Gen4 berkekuatan 600kW dan bertenaga empat roda, dengan sebuah kalender balapan yang paling beragam sejauh ini. Melibatkan campuran sirkuit jalanan, sirkuit permanen klasik, dan trek grand prix yang lebih pendek.

Formula E Pindah ke Sirkuit Grand Prix dan Bertarung dengan F1

Perubahan ini didorong oleh teknologi regenerasi energi yang impresif dalam Gen4, sehingga memungkinkan mobil untuk menunjukkan performa terbaiknya. CEO FE, Jeff Dodds, menyatakan bahwa perubahan ini sebagai pertanda FE yang semakin dewasa dan ingin menyamakan sirkuitnya dengan Formula 1 yang disukai penggemar balap.

FE akan menambahkan beberapa sirkuit ikonik seperti Brands Hatch, Circuit of The Americas, dan Zandvoort ke dalam kalendernya, menggantikan sirkuit London ExCeL. Hal ini mengisyaratkan ambisi Formula E untuk meramaikan pasar yang sama dengan saudaranya yang lebih besar, F1, yang juga semakin merangkul pabrikan mobil China.

Kompetisi F1 dan Langkah Berani Formula E dengan Gen4

Dodds menyoroti persaingan antara FE dan F1, di mana FE berusaha memberikan pengalaman balapan yang berbeda dengan F1. Tidak hanya meniru langkah F1, FE akan meluncurkan ajang sprint race pendek yang memungkinkan para pembalap untuk mengekspresikan performa maksimal dari mobil Gen4.

Formula E, dengan mobil Gen4 yang jauh lebih cepat dan bertenaga, memiliki potensi untuk menyaingi popularitas komersial F1. Dengan inovasi dalam struktur balapan dan teknologi, Formula E mulai menunjukkan identitas yang kuat dalam jagat balap internasional.

Source link