Spanyol Catat 212 Kematian Terkait Panas dalam Empat Hari
Panas ekstrem melanda Spanyol pada tanggal 21 hingga 24 Juni, dengan negara tersebut mencatat total 212 kematian akibat gelombang panas tersebut. Data diberikan oleh sistem pengawasan kematian publik negara tersebut pada Kamis, 25 Juni.
Kenaikan Harian Kematian
Sistem pemantauan, MoMo, melaporkan bahwa kematian tersebut terjadi sejak Sabtu, 20 Juni, ketika gelombang panas mulai melanda seluruh Spanyol. Dalam empat hari tersebut, terdapat peningkatan harian yang stabil dalam jumlah kematian.
MoMo mencatat 13 kematian pada Sabtu, 20 Juni, 38 kematian pada Minggu, 21 Juni, 66 pada Senin, 22 Juni, dan 95 kematian pada Selasa, 23 Juni 2026. Angka ini mencerminkan dampak serius dari kondisi panas yang tidak bisa dianggap enteng.
Rekor Suhu Tertinggi
Gelombang panas ini juga memecahkan beberapa rekor suhu ekstrem di Spanyol. Salah satunya adalah suhu tertinggi yang pernah tercatat di wilayah utara Cantabria, mencapai 43,7 derajat Celsius. Tidak hanya itu, rekor suhu tertinggi juga tercatat di kota Zamora dan provinsi Almeria.
Meskipun Layanan Cuaca Nasional Spanyol, Aemet, tidak mengeluarkan peringatan panas merah untuk Kamis, 25 Juni 2026, suhu masih diprediksi mencapai sekitar 37-38 derajat Celsius di beberapa daerah. Beberapa wilayah bahkan diperkirakan akan menerima curah hujan dan badai petir sebagai konsekuensi dari perubahan cuaca ekstrem ini.












