Carlos Sainz di Ujung Keterpurukan Bersama Williams
Mantan pembalap Formula 1, Jolyon Palmer, menilai Carlos Sainz sedang “bermutar di tempat” dalam upayanya keras membawa Williams keluar dari krisis performa saat ini. Palmer memberikan pandangannya terhadap komentar terbaru Sainz, yang mengaku merasa frustrasi dan khawatir setelah sayap depan terbaru FW48 gagal menghasilkan peningkatan performa yang diantisipasi saat Grand Prix Inggris.
Performa Williams di Tengah Ketidakpastian
“Mereka di bawah performa,” ujar Palmer dalam podcast F1 Nation. “Mereka memiliki unit daya yang sedang memenangkan kejuaraan. Anak perusahaan lain sedang melakukan pekerjaan yang cukup baik dengan unit daya tersebut. Alpine naik ke depan dalam tahun pertama mereka dengan itu. Williams telah memiliki kemitraan lama dengan Mercedes. Itu bukan alasan.”
Sainz terpaksa mencari kontrak baru pada 2024 ketika juara tujuh kali Lewis Hamilton mengumumkan akan bergabung dengan Ferrari mulai 2025, menggantikan pembalap Spanyol tersebut. Setelah mempertimbangkan pilihannya, Sainz akhirnya menandatangani kontrak dengan Williams, mempertimbangkan tujuan jangka panjang tim tersebut.
“Itu juga sebagian alasan mengapa Carlos pergi ke Williams saat ia mendapatkan tawaran dari Alpine, dari Audi. Dia adalah pembalap yang banyak diminati. Dia telah memenangkan balapan. Dia adalah sosok yang sangat cerdas yang mencoba menjadi pemimpin di tim, tetapi ia tidak mencapai hasil yang diinginkan bersama mereka,” tambah Palmer.
Harapan dan Kekecewaan
Setelah sembilan putaran pertama musim ini, Williams menempati posisi kedelapan dalam klasemen konstruktor dengan 11 poin. Namun, performa tim tampak stagnan dan jauh dari yang diharapkan, terutama dalam peningkatan performa mobil. Para pembalap seperti Sainz dan Albon mulai merasa kecewa dengan kondisi ini, di mana seharusnya segala infrastruktur dan potensi ada untuk membangun performa yang lebih baik, namun kenyataannya masih jauh dari harapan.
Semoga Williams dapat menyelesaikan krisis performanya dan kembali bersaing di tengah peleton untuk mencapai hasil yang lebih memuaskan di sisa musim ini.
Sumber: Motorsport.com












