Eks Wakapolri Memenuhi Panggilan Kortastipidkor terkait Dugaan Korupsi
Jakarta, VIVA – Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno tampil dalam seragam purnawirawan Polri saat memberikan klarifikasi terkait penyelidikan dugaan korupsi pengadaan lahan Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) di hadapan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri. Penampilan Oegroseno tersebut menjadi sorotan pada Kamis, 30 Juli 2026.
Penjelasan Oegroseno terkait Pakaian yang Dipakainya
Oegroseno menyatakan bahwa pemilihan pakaian seragam purnawirawan Polri bukanlah tanpa alasan. Hal ini dikarenakan perkara yang diajukan berkaitan dengan masa jabatannya pada tahun 2011, saat dirinya menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdik) Polri. Menurutnya, seragam yang dikenakannya merupakan simbol dari jabatan yang pernah diemban pada saat terjadi dugaan korupsi tersebut.
“Ini baju purnawirawan. Karena peristiwa ini terjadi tahun 2011, saya masih Kalemdik,” ungkap Oegroseno menjelaskan.
Oegroseno Sebelumnya Menunda Klarifikasi Kortastipidkor
Sebelumnya, Oegroseno sempat menunda menghadiri undangan klarifikasi dari Kortastipidkor terkait dugaan korupsi lahan Sepolwan. Alasannya adalah adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan serta proses pengumpulan dokumen terkait pengadaan lahan pada tahun 2011. Namun, pada akhirnya, Oegroseno memenuhi panggilan tersebut pada Kamis, 30 Juli 2026.
Dalam klarifikasi yang dia berikan, Oegroseno mengungkapkan bahwa pilihannya mengenakan seragam purnawirawan Polri tidak memiliki pesan khusus, dan sederhana menanggapinya dengan, “Hah? Daripada nggak pakai baju?”
Kepala Kortastipidkor Polri, Inspektur Jenderal Polisi Totok Suharyanto, menegaskan bahwa proses penyelidikan terhadap dugaan korupsi lahan Sepolwan dilakukan sesuai koridor hukum dan tanpa ada kriminalisasi terhadap Oegroseno. Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan adanya unsur tindak pidana korupsi.












