Casey Stoner Dorong Pedro Acosta untuk Menunjukkan Ket Sabar di MotoGP
Legenda MotoGP, Casey Stoner, percaya bahwa Pedro Acosta perlu menunjukkan lebih banyak kesabaran dalam pertarungan sengit di lintasan untuk mengungkapkan potensi penuhnya, saat pembalap Spanyol ini bersiap untuk beralih ke Ducati pada tahun 2027.
Acosta menerima kritik karena agresif dan sering jatuh saat debut di MotoGP pada 2024, meskipun segera membuat kesan dengan kecepatan dan bakatnya.
Kritik dari Stoner
Stoner meyakini bahwa masih ada ruang untuk peningkatan, karena menilai bahwa Acosta terlalu keras kepala dalam pertarungan dengan beberapa pembalap lain di grid.
“Dengan Pedro, kita telah melihat bakatnya, tentu saja,” ujar pembalap Australia itu. “Saya ingin melihat sedikit lebih banyak kesabaran karena saya merasa ada beberapa pembalap yang tidak mau dia lihat di depannya, jadi dia akan melakukan apapun untuk berada di depan mereka.”
“Jika Anda ingin memenangkan kejuaraan dunia, itu tidak akan berhasil. Anda benar-benar perlu tahu bahwa dalam beberapa hari Anda tidak akan menang, dan Anda perlu menerima itu serta menerima beberapa dari hasil ini.”
“Jika Pedro bisa kadang-kadang sedikit lebih sabar, maka kita bisa melihat bakatnya muncul lebih banyak.”
Acosta dan Kinerja KTM
Setelah menjadi pembalap KTM papan atas, Acosta berhasil menunjukkan performa terbaik tim pabrikan yang melampaui pembalap lain yang ada. Meski begitu, dengan KTM masih tertinggal dari Aprilia dan Ducati dalam performa sambil juga berjuang dengan masalah keandalan, Acosta belum mampu meraih kemenangan balapan sejauh ini.
Menurut Stoner, paket yang lebih kompetitif akan memberikan gambaran yang lebih baik mengenai level sejati Acosta. Stoner juga yakin bahwa Ducati akan menjadi tantangan yang lebih besar bagi Acosta.
“Saat waktunya tiba, dia [Acosta] akan menjadi ancaman besar, terutama di atas motor Ducati yang sudah terbukti,” ujar Stoner. “Dengan KTM, sulit untuk mengetahui di mana levelnya.”
Kemitraan Maut dengan Marquez
Pada tahun depan, Acosta akan bersaing bersama sembilan kali juara dunia, Marc Marquez, membentuk salah satu line-up paling menarik dalam sejarah MotoGP.
Marquez terkenal karena kemampuannya pulih dari kesulitan dan mengalahkan lawan bahkan saat tidak dalam kondisi fit penuh.
Stoner memuji Marquez yang menggantikannya di Honda pada tahun 2012, mengatakan: “Anda tidak bisa membantah kehebatan duo ini. Marc sangat andal. Anda tahu apa yang akan dia hasilkan. Dia adalah bakat luar biasa.”












