Flavio Briatore: Kunci Sukses Alpine Formula 1
Setelah musim 2025 yang sangat sulit, Alpine kembali berjuang untuk gelar ‘terbaik di antara yang lain’ tahun ini – dengan kata lain, memimpin peleton Formula 1 di belakang empat tim teratas. Namun, ambisi tim berbasis Enstone ini lebih dari itu, terutama untuk Flavio Briatore, eksekutif penasihat yang flamboyan yang efektif menjalankan tim.
Kepemimpinan Tegas
Menurut Franco Colapinto, pendekatan Briatore yang tegas diperlukan untuk memperkecil kesenjangan dengan tim terdepan. Briatore, yang memegang jabatan eksekutif di tim, terkenal sebagai orang yang tak kenal kompromi dalam pengambilan keputusan dan komunikasinya.
Kisah paling mencolok terjadi setelah Grand Prix Kanada di Montreal. Alpine finis di posisi keenam dan kedelapan, namun Briatore tetap menuntut hasil yang lebih baik. Meskipun semua anggota tim senang dengan poin yang didapat, Briatore tidak merasa puas dan terus mendorong tim untuk tampil lebih baik.
Alpine: Belum Puas dengan Capaian Saat Ini
Colapinto memuji sifat kompetitif Briatore yang hanya ingin membawa Tim Enstone kembali ke puncak. Menurutnya, tekanan yang diberikan Briatore kepada tim merupakan kunci kesuksesan di Formula 1, khususnya bagi tim seperti Alpine yang berusaha mengejar ketertinggalan.
Alpine telah disalip Racing Bulls dalam beberapa pekan terakhir sebelum liburan musim panas, baik dari segi kecepatan murni maupun klasemen. Meskipun progess Alpine tahun ini sudah mewakili langkah maju setelah musim 2025 yang buruk, mereka tidak puas dengan hasil di tengah-tengah peleton.
Kontrak dengan Gucci: Langkah Maju untuk Alpine
Selain kinerja olahraga, kontrak dengan Gucci sebagai sponsor utama tim juga memperlihatkan pengaruh Briatore. Bagi Colapinto, kerjasama tersebut akan membantu Alpine mewujudkan ambisi mereka mengambil langkah berikutnya.
Prestise sebuah merek seperti Gucci tidak akan berkaitan dengan tim yang tampil buruk di belakang, sehingga kesepakatan ini dianggap sebagai suara percaya diri pada potensi proyek Alpine. Selain itu, Colapinto melihat kerjasama ini akan memberikan fleksibilitas keuangan yang lebih besar kepada tim, terutama terkait dengan Renault sebagai induk perusahaan.
Meskipun Colapinto sendiri belum memiliki kontrak untuk 2027, dia yakin kesepakatan dengan Gucci dapat membawa Alpine ke langkah berikutnya. Ia percaya bahwa arah yang diambil sekarang adalah yang tepat, terlebih dengan adanya kemitraan baru yang mendukung tim.












