Fraksi PDIP Pangandaran Dukung KUA-PPAS 2027 dengan Catatan Kritis
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD Kabupaten Pangandaran telah memberikan dukungan terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Meskipun mendukung, PDIP juga menyampaikan sejumlah catatan kritis terkait dengan perhatian terhadap keterbatasan kapasitas fiskal dan evaluasi pemerataan ekonomi pariwisata.
Sinyal Hijau dengan Catatan Kritis
Ketua Fraksi PDIP di DPRD Pangandaran, Ngisom, telah menyatakan pendapat tersebut dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi setelah mendengar penjelasan dari Bupati Pangandaran. Dalam rapat yang dihadiri oleh pimpinan, anggota DPRD, dan beberapa pejabat terkait, Ngisom menyoroti tantangan kapasitas fiskal daerah dalam menyusun APBD 2027.
Ia menekankan pentingnya efisiensi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada masyarakat dalam penyusunan anggaran. Program-program daerah yang tidak efektif harus dievaluasi, sementara program yang berhasil perlu diperkuat alokasinya. Setiap pengeluaran daerah harus memberikan hasil yang menguntungkan masyarakat secara luas.
Integrasi Pariwisata dengan Sektor Lain
Fokus kebijakan APBD 2027 Pangandaran akan difokuskan pada pertumbuhan ekonomi melalui integrasi sektor pariwisata dengan sektor lain seperti pertanian, perikanan, UMKM, dan industri kreatif. Fraksi PDIP menegaskan pentingnya distribusi ekonomi yang adil dari sektor pariwisata untuk memastikan manfaatnya merata bagi semua lapisan masyarakat.
Selain itu, Fraksi PDIP juga menyoroti isu pelantikan Sekretaris Daerah baru dan perlindungan anak. Mereka memberikan selamat kepada Sekda baru dan mendorong peningkatan alokasi anggaran untuk perlindungan anak serta peningkatan mutu pendidikan.
Fraksi PDIP siap untuk memantau pembahasan KUA-PPAS TA 2027 demi menciptakan APBD yang adil dan tepat sasaran berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.












