Gempa Magnitudo 6.1 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Pada hari Rabu, 18 Agustus pukul 13.02 WIB, gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6.1 terjadi di laut, berpusat di kedalaman 29 Km, 147 km Tenggara Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Meskipun gempa ini tidak berpotensi tsunami, guncangannya dirasakan oleh warga selama 3-5 detik di sejumlah wilayah, termasuk Provinsi Sumatera Barat.
Guncangan Dirasakan hingga Sumatera Barat
Guncangan gempa tidak hanya dirasakan di Kabupaten Nias Selatan, tetapi juga hingga wilayah Provinsi Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, dan Kota Padang. Warga di daerah-daerah tersebut merasakan gempa dengan intensitas yang berbeda-beda.
Monitoring Dampak Pascagempa oleh BPBD
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) wilayah terdampak gempa langsung melakukan monitoring dampak pascagempa. Tujuannya adalah untuk memastikan adanya dampak yang mungkin timbul akibat gempa tersebut. BNPB sendiri mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya. Pastikan juga keamanan bangunan tempat tinggal dari retakan yang mungkin timbul akibat gempa. Pantau terus informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat agar mendapatkan update yang akurat.
Objek Wisata di NTT Ditutup Sementara
BNPB melaporkan bahwa sejumlah objek wisata unggulan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara untuk memastikan keselamatan wisatawan pascagempa bumi magnitudo 7,7. Langkah ini diambil demi keamanan dan keselamatan semua pengunjung yang berkunjung ke destinasi wisata tersebut.
Jadi, selalu perhatikan perkembangan situasi dan pastikan keselamatan diri sendiri serta keluarga di tengah kondisi gempa bumi seperti ini.












