Rivalitas Sengit di Balapan F1 Italia
Grand Prix Italia menjadi saksi peristiwa menegangkan saat rekan setim saling bersitegang di lintasan Monza. Lewis Hamilton harus puas menyelesaikan balapan di posisi keenam setelah disenggol oleh Charles Leclerc sehingga terperosok ke kerikil di lap pertama. Insiden tersebut membuat_posisi Leclerc di sektor Parabolica di akhir lap kedua, memaksa balapan dihentikan sementara.
Hamilton Menyalurkan Keresahannya
Selama musim ini, Hamilton kerap mengkritik Ferrari atas eksekusi yang dianggapnya kurang memadai, terutama terkait perintah tim saat ada perbedaan strategi antara pebalap. Dia merasa di GP Belanda potensi podium hilang akibat Sikana Ferrari yang bingung saat harus memindahkan Leclerc di jalurnya sedangkan Hamilton menggunakan ban lebih baru dan lebih cepat.
Hamilton merasa seharusnya mendapat prioritas, mengingat dia lebih berpeluang menyusul pebalap Mercedes dibanding Leclerc di klasemen, namun kesempatan tersebut luput begitu saja.
“Saya pikir, dari hari ini, kami sudah kehilangan banyak poin dibanding Mercedes,” ujar Hamilton saat diwawancarai di Monza.
Hamilton menceritakan kesulitan Ferrari dalam mengeksekusi mobilnya di trek Monza yang memadai, namun berakhir sulit. Pada sesi kualifikasi, Ferrari kesulitan mengatur agar para pebalap memberikan slipstream satu sama lain – hal krusial di trek ini mengingat banyaknya lurus panjang. Hamilton hampir saja gagal lolos ke Q3.
Di awal Q3, Hamilton keluar pit terlambat, sehingga kesulitan mendapatkan slipstream dari mobil di depannya. Meskipun mendapat dorongan dari Leclerc di putaran kedua, posisinya sempat tergeser setelah insiden di Tikungan 1.
Hamilton berusaha all out dalam balapan, namun terhambat oleh insiden dengan Leclerc yang menyebabkannya tergelincir dan merosot ke posisi kesepuluh.
Leclerc-Antoni Banjir Kritik
Usai balapan, Leclerc menilai insiden tersebut sebagai saling bersalah, tetapi Hamilton tidak sepakat.
“Saya sudah di depan di Tikungan 2. Pada apex, saya sudah di depan. Tidak ada ‘kita’ dalam insiden ini,” tegas Hamilton.
Menurut Hamilton, keputusan yang diambil tim Ferrari juga berperan dalam hal ini, dimulai dari Fred Vasseur. Strategi dan aturan tim yang belum jelas berpotensi merugikan performa Ferrari secara keseluruhan.
Menanggapi kritik, Hamilton menyarankan agar Ferrari memiliki aturan yang jelas tentang bagaimana memperlakukan situasi di lintasan. Aturan ini sebelumnya pernah digunakan di Mercedes yang menghindari konflik antarpebalap.
Sumber:
Motorsport












