Respon Kepala Pengelola TPU Kebon Nanas terhadap aksi mesum viral

Pengelola Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur, mengungkapkan kekhawatiran terkait aksi mesum yang terjadi di area pemakaman tersebut. Menurut Kepala TPU Kebon Nanas, Muhaimin, aksi mesum yang viral terjadi pada Minggu pagi di salah satu area yang sedang dikembangkan di pemakaman tersebut. Lokasi kejadian rawan karena terdapat banyak bangunan liar dan akses masuk yang sulit dikendalikan.

Muhaimin menjelaskan bahwa pengawasan di area tersebut belum optimal karena wilayah pemakaman yang luas mencapai sekitar 17 hektare. Pelaku aksi tidak senonoh kerap melakukan tindakan tersebut saat petugas sedang sibuk melayani masyarakat atau saat patroli minim. Meskipun pasangan yang tertangkap mengaku sudah menikah siri, tindakan tersebut tetap tidak bisa dibenarkan karena dilakukan di ruang terbuka dan pada pagi hari.

Pihak pengelola berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan aparat terkait guna meningkatkan pengawasan di TPU Kebon Nanas dan menertibkan bangunan liar di sekitarnya. Langkah ini diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang dan menjaga kesakralan tempat pemakaman. Warga sekitar juga berharap Pemerintah Kota Jakarta Timur segera melakukan penataan menyeluruh terhadap area pemakaman, termasuk infrastruktur dan pengawasan yang lebih baik.

Source link