Lurah Manggarai Selatan: Pelaku Penganiayaan Dilaporkan ke Polisi

Lurah Manggarai Selatan di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Muhammad Sidik melaporkan sejumlah massa yang melakukan penganiayaan dan merusak mobil dinas. Bersama sopirnya, Asep Yudiana, keduanya menjadi korban amukan massa saat berlangsungnya demonstrasi di depan gedung DPR. Mobil dinas yang mereka tumpangi rusak akibat perilaku massa yang arogan.

Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, menyatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban terkait kejadian tersebut. Meskipun demikian, kronologi kejadian masih dalam proses penyelidikan untuk menindaklanjuti sangkaan Pasal 170 KUHP yang berkaitan dengan dugaan pengeroyokan.

Menurut kronologi yang diterima, Sidik dan sopirnya sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya ketika massa mendatangi mereka di Bundaran Slipi. Meskipun berusaha untuk menghindari amukan massa dengan terus melajukan mobil, namun upaya mereka tetap diiringi oleh kerusuhan yang semakin memburuk.

Keduanya terpaksa harus berlari ke gang terdekat untuk menyelamatkan diri setelah mobil mereka berhenti akibat menabrak motor. Akibat insiden tersebut, mobil dinas rusak parah, dua ponsel, dompet, dan barang pribadi lainnya hilang di dalam mobil. Sidik dan sopirnya mengalami luka-luka akibat pukulan dan benda tumpul, namun masih selamat meski mengalami lebam, memar, lecet di bagian wajah, badan, hingga kaki.

Pihak berwenang, termasuk Camat Tebet, terus mengumpulkan bukti terkait pemukulan yang dialami oleh lurah Manggarai Selatan. Demi keamanan aparat kelurahan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga memperkuat perlindungan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Semua pihak diharapkan dapat menahan diri dan menyelesaikan permasalahan dengan cara-cara yang damai tanpa merugikan pihak lain.

Source link