Grid MotoGP telah mengalami perubahan besar dalam beberapa dekade terakhir. Dominasi dari pembalap Amerika Serikat dan Australia telah digantikan oleh pembalap Italia dan Spanyol. Saat ini, mayoritas dari 22 pembalap permanen MotoGP adalah berasal dari Spanyol dan Italia. Sebaliknya, Amerika Serikat dan Australia telah kehilangan presensi dominan mereka di dunia balap motor kelas dunia.
Pengalaman yang berbeda terjadi di era sebelumnya, di mana pembalap AS dan Australia memiliki peran penting dalam meraih gelar. Namun, sejak tahun 2000, pembalap Italia dan Spanyol telah menguasai dunia MotoGP. Valentino Rossi dan Marc Marquez adalah dua nama besar dari Italia dan Spanyol yang telah meraih banyak gelar dalam beberapa dekade terakhir.
Fokus pelatihan dan pemantauan pembalap telah menjadi kunci kesuksesan bagi negara seperti Italia dan Spanyol. Rossi bahkan membentuk VR46 Riders Academy untuk mengembangkan bakat dari Italia. Di sisi lain, Spanyol memiliki pembalap top seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Marquez yang telah mendominasi lintasan.
Meskipun ada upaya untuk menginternasionalisasikan grid MotoGP, dominasi dari pembalap Italia dan Spanyol telah menjadi fenomena yang sulit untuk dipatahkan. Meskipun demikian, upaya untuk membawa pembalap dari berbagai negara dan budaya ke dunia MotoGP tetap menjadi prioritas Dorna. Beberapa perubahan dalam anggota grid telah terjadi, dengan beberapa pembalap dari Portugal dan Thailand digantikan oleh pembalap dari Turki dan Brasil.










