Pepe Martí resmi pindah ke Formula E untuk musim 2025-2026, meninggalkan Formula 2. Meskipun beberapa menganggapnya sebagai langkah mundur, Martí melihatnya sebagai skenario baru. Didukung oleh Red Bull Racing, kesempatan di F1 bagi Martí tampaknya tertutup, setidaknya dalam jangka pendek. Padahal, kursi di tim B mereka telah diberikan kepada pembalap lain di belakangnya di F2. Meski demikian, berada di Formula E dapat membantu Pembalap Spanyol ini untuk terus berkembang dalam karier balapnya.
Formula E adalah kejuaraan mobil listrik yang terus berkembang, dengan enam produsen mobil yang ikut serta. Juara Formula E 2021, Nyck de Vries, menunjukkan bahwa keberhasilan di kejuaraan tersebut dapat membuka pintu ke ajang Formula 1. Martí, menjadi pembalap Spanyol penuh waktu pertama di Formula E, memiliki potensi untuk memperluas jangkauan dan minat penggemar terhadap kejuaraan ini.
Alberto Longo, salah satu pendiri Formula E, menyambut baik kehadiran Martí dalam kejuaraan ini, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan antusiasme penggemar. Meskipun Formula E mungkin tidak menarik bagi semua orang, Martí melihatnya sebagai langkah maju dalam karier balapnya. Selain itu, kehadirannya di Formula E juga dapat membuka peluang bagi pembalap Spanyol lainnya untuk bersaing di kejuaraan dunia yang sedang naik daun ini.












