Proyek 678 merupakan perkembangan yang menarik dalam evolusi mobil balap Formula 1. Sasis pertama telah berhasil melewati semua uji statis di ruangan sebelum melanjutkan ke uji tabrakan depan yang harus dilakukan di fasilitas yang disetujui FIA. Para insinyur Scuderia sedang bekerja keras untuk menyempurnakan mobil balap single-seater tahun depan dengan menghilangkan suspensi skema pull rod yang tidak efektif. Ferrari akan kembali menggunakan batang dorong di bagian depan, namun dengan sentuhan baru yang diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja mobil.
Menurut rumor yang beredar, Scuderia tidak akan sepenuhnya mengandalkan desain lama mereka, tetapi akan memperkenalkan elemen baru seperti lengan kemudi yang ditempatkan di belakang segitiga bawah. Langkah ini diambil setelah inspirasi dari McLaren dan Mercedes yang telah menggunakan konsep serupa sebelumnya. Meskipun tantangan dalam pemasangan elemen baru ini menghadang, pengembangan aerodinamis yang lebih baik menjadi fokus utama bagi tim Ferrari.
Di bagian belakang mobil, suspensi push rod dipilih sebagai pengganti suspensi tie rod yang kurang efektif. Selain itu, upaya penghematan berat untuk mendekati berat minimum yang diizinkan membutuhkan desain struktur yang lebih ringan dan sesuai dengan kebutuhan. Ferrari juga telah melakukan inovasi dalam mencari material baru yang dapat memenuhi kebutuhan ini tanpa mengorbankan kinerja mobil.
Dengan adanya perubahan regulasi yang signifikan di balapan Formula 1 tahun-tahun mendatang, setiap detail dalam desain mobil akan menjadi krusial. Ferrari harus memiliki strategi yang tepat dalam menghadapi tantangan aerodinamis, pengurangan hambatan, dan distribusi bobot yang baik. Meskipun harapan untuk mencapai kinerja maksimal sangat tinggi, Ferrari tetap mempertimbangkan keseimbangan antara inovasi dan keandalan untuk memastikan mobil mereka tetap kompetitif.












