Perpisahan Penting di MotoGP 2025: Yang Perlu Diketahui

Penutupan MotoGP 2025 di Valencia beberapa pekan lalu menyebabkan beberapa perubahan yang terjadi di grid untuk musim depan tidak mendapat perhatian yang seharusnya. Ada pembalap penting yang kembali, seperti Jorge Martín dan Maverick Vinales, yang sebelumnya absen di beberapa balapan Grand Prix karena cedera. Namun, terdapat juga perpisahan yang signifikan dalam kejuaraan ini.

Salah satu perpisahan penting adalah di tim pembalap The Roses, Tech3. Bos tim asal Prancis, Herve Poncharal, menjalani balapan terakhirnya sebagai kepala tim. Poncharal, yang juga merupakan kepala IRTA (asosiasi tim independen MotoGP) meninggalkan jabatannya setelah menjadi salah satu sosok paling karismatik dan penting di paddock.

Selain itu, mulai tahun 2026, tim Tech3 akan beralih ke kendali grup investasi yang terdiri dari konklomerat sebagian besar orang Amerika. Guenther Steiner, mantan bos tim Haas F1 yang terkenal berkat penampilannya di film dokumenter Netflix ‘Drive to Survive’, akan menjadi wajah baru di Tech3. Poncharal, meskipun akan tetap bersama tim sebagai penasihat, akan meninggalkan proyek yang ia dirikan bersama dengan Guy Coulon dan Bernard Martignac pada tahun 1989.

Poncharal, yang menghadapi perubahan penting dalam hidupnya, menyatakan bahwa meskipun mengakhiri salah satu bab dalam hidupnya, dia melihatnya sebagai awal fase baru. Ia menyampaikan bahwa dia memiliki banyak ide dan ingin menikmati hidup lebih banyak lagi, sambil menyatakan bahwa akan terus mendukung Tech3 di masa depan.

Perpisahan Poncharal dan Coulon di Tech3 disampaikan Nicholas Goyon, manajer tim Tech3 saat ini, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Poncharal dan Coulon atas warisan hasrat mereka terhadap dunia balap motor yang diteruskan kepada banyak orang. Semoga masa depan tim ini tetap cerah seperti sebelumnya dalam satu dekade terakhir.

Source link