Badan Gizi Nasional (BGN) sedang memperketat standar operasional prosedur (SOP) setelah insiden mobil mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang membawa Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Kepala BGN, Dadan Hindayana, memastikan bahwa pihaknya terus mengawasi kondisi korban, berkoordinasi dengan rumah sakit, dan mengevaluasi operasional SPPG secara menyeluruh. Pelayanan MBG di sekolah tersebut telah berjalan lancar sejak Maret 2025 sebelum sopir reguler jatuh sakit dan digantikan oleh sopir cadangan yang mungkin kurang berpengalaman.
Hasil pemeriksaan awal dari pihak kepolisian menunjukkan bahwa kendaraan Mitra SPPG dalam kondisi baik, namun sopir pengganti diduga kurang sehat akibat kurang tidur. Sebagai langkah pencegahan, BGN meningkatkan ketatnya SOP kendaraan, terutama dalam mekanisme penggantian sopir cadangan. Terkait proses hukum, BGN mempercayakan sepenuhnya kepada kepolisian dan sementara menggantikan kendaraan operasional dengan unit lain milik mitra SPPG. Ini dilakukan sampai proses evaluasi dan investigasi selesai.












