Perubahan Penting dalam Perjanjian Tata Kelola Concorde F1

Perjanjian Concorde bagian kedua dari Perjanjian Formula 1 Concorde telah diumumkan, mencakup periode antara 2026 dan 2030 setelah penandatanganan di Grand Prix Australia. FIA dan FOM bersama-sama mengungkapkan informasi ini selama Sidang Umum FIA di Tashkent, Uzbekistan. CEO F1, Stefano Domenicali, menegaskan bahwa kesepakatan tersebut memastikan pertumbuhan Formula 1 secara global. Terobosan terkait proses pemungutan suara di Komisi F1 telah terjadi, yang memengaruhi keputusan mayoritas dan super mayoritas. Pembayaran lebih besar juga akan dilakukan oleh FOM dan 11 tim kepada badan pengelola melalui struktur biaya masuk yang direstrukturisasi. Tujuannya adalah untuk memberikan investasi kembali kepada FIA untuk meningkatkan tata kelola kejuaraan. Penyusunan ulang biaya masuk berdasarkan posisi konstruktor tim diharapkan meningkatkan pembayaran kolektif kepada FIA. Selain itu, pengaturan tambahan akan diterapkan untuk meningkatkan operasional F1 dengan dukungan FOM. Presiden Ben Sulayem menegaskan bahwa dana tambahan tersebut akan digunakan untuk memperkuat operasional F1. Kesepakatan tersebut juga berdampak pada peningkatan visibilitas FIA di paddock dan logo FIA akan ditampilkan di setiap mobil F1 sesuai ketentuan peraturan. Rencana masa depan juga mencakup peningkatan jumlah balapan sprint dan F1 diketahui berusaha mencapai dua digit pada musim 2027.

Source link