Awhin Sanjaya, pembalap yang pernah dilatih oleh Astra Honda Racing, ikut serta dalam kompetisi SCP yang digelar di Zabaq National Circuit, Tanjung Jabung. Pada acara tersebut, ia turun di kelas Bebek 2T Standar 125 cc Open, memperkuat tim SWR Tuan Muda Catam Solid R22 Racetech BKRT Chans Racing. Meskipun terjadi tabrakan dengan pembalap lain, belum ada penjelasan resmi dari penyelenggara tentang kronologi kecelakaan tersebut.
Pihak Asia Road Racing Championship (ARRC) ikut berduka cita melalui akun media sosialnya, menyampaikan kesedihan atas kepergian Awhin Sanjaya. Mereka memuji kehebatan dan semangat Awhin di lintasan balap, serta mengungkapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga, teman-teman, dan komunitas balap motor Indonesia.
Ucapan duka cita juga datang dari dunia balap nasional dan tokoh lokal Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Awhin ambil bagian dalam SCP 2025 dengan tim SWR Tuan Muda Catam Solid R22 Racetech BKRT Chans Racing dan plan untuk tampil di kelas 2 Tak dan 4 Tak bersama sang adik, Afhil Sanjaya, yang berkompetisi di kelas Pemula.
Awhin Sanjaya yang berpengalaman di tingkat nasional maupun internasional, pernah meraih posisi runner-up di ARRC kelas AP250 pada tahun 2019. Dia juga bergabung dengan LFN HP969 Racing untuk berlaga di ARRC kelas UB150 pada musim ini. Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP M. Kuswicaksono, membenarkan kejadian tragis yang menimpa Awhin dan menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut.
Presiden ARRC, Hiroshi Hatsudoki, mengucapkan turut berduka cita atas kepergian Awhin dan mengatakan bahwa ia akan dikenang sebagai seorang juara sejati yang merupakan inspirasi bagi banyak orang. Jenazah Awhin dijadwalkan akan diterbangkan ke kampung halamannya pada Senin, pukul 06.00 WIB.












