Max Verstappen masih memuji Christian Horner, meskipun Horner telah dipecat sebagai prinsipal tim Formula 1 Red Bull. Horner, yang telah membawa Red Bull menjadi salah satu tim F1 terbaik, secara tidak terduga dipecat pada musim panas lalu. Di bawah kepemimpinannya, Red Bull meraih 14 gelar juara dunia, enam di antaranya bersama Verstappen. Namun, atmosfer di Red Bull menjadi tidak kondusif dalam 12-18 bulan terakhir masa kepemimpinan Horner. Pasca pemecatan Horner, manajemen Red Bull menunjuk Laurent Mekies sebagai penggantinya. Hal ini memicu peningkatan performa signifikan, dan Verstappen berhasil meraih posisi runner-up di belakang Lando Norris.
Verstappen menjelaskan bahwa kondisi tim tidak berjalan dengan baik dalam periode tertentu, yang akhirnya menyebabkan perubahan dalam kepemimpinan. Meskipun Verstappen masih menjaga hubungan baik dengan Horner dan mengucapkan semangat positif terhadap mantan bosnya, namun ia juga menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan adalah hal yang benar. Verstappen menganggap tim kini bekerja dengan baik, atmosfer menyenangkan, serta semangat tim telah kembali.
Meskipun Verstappen masih berkomunikasi dengan Horner, ia lebih menekankan bahwa hubungan mereka sekarang lebih kepada dukungan pada setiap balapan. Meskipun perubahan kepemimpinan terjadi, Verstappen optimis bahwa Red Bull kini kembali ke jalur yang tepat.












