Pada hari Selasa, 6 Januari 2026, Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memimpin Upacara Penyematan Pangkat Panglima ke-31 Angkatan Darat Malaysia bagi Jenderal Datuk Azhan Md Othman di Wisma Pertahanan, Kuala Lumpur. Othman dilantik sebagai Panglima Tentara Darat (KSAD) Malaysia menggantikan Jenderal Tan Sri Muhammad Hafizuddeain Jantan, yang sebelumnya diminta cuti terkait dugaan korupsi proyek militer angkatan darat. Kepemimpinan Azhan yang kuat dan pengalaman luasnya diyakini akan memastikan kelancaran kesinambungan komando Angkatan Darat Malaysia, yang merupaka pilar utama pertahanan nasional.
Menyusul pelantikan tersebut, Azhan diharapkan akan memperkuat aspek integritas, tata kelola yang transparan, serta pemeliharaan nilai-nilai militer yang luhur. Implementasi inisiatif strategis Angkatan Masa Depan – Strategi Domain Darat (AMH-SD2) akan mendukung aspirasi Buku Putih Pertahanan. Agenda kesejahteraan personel Angkatan Darat dan keluarga mereka juga akan tetap diutamakan untuk menjaga kesejahteraan pasukan. Dalam ucapan terimakasihnya, Panglima ke-31 Angkatan Darat Malaysia mengucapkan terima kasih kepada Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim dan Pemerintah Malaysia atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Azhan meminta seluruh personel Angkatan Darat Malaysia untuk bersatu, memperkuat kekompakan, dan meningkatkan kinerja agar angkatan bersenjata terus berkembang sebagai lembaga pertahanan yang profesional, mampu, dan terpercaya. Azhan resmi menjabat Panglima ke-31 Angkatan Darat Malaysia mulai 1 Januari, sesuai dengan keputusan Rapat Dewan Angkatan Bersenjata ke-631 pada tanggal 19 November 2025 dan dengan persetujuan Yang di-Pertuan Agong Raja Malaysia pada tanggal 1 Desember 2025.












