Berita  

Iran: Kritik terhadap Negara-negara G7 dalam Isu Keberlanjutan

Iran mengecam kesiapan negara-negara G7 untuk menjatuhkan sanksi baru terkait aksi protes di negara itu. Pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Iran mengecam sikap campur tangan langsung G7 dalam urusan dalam negeri Iran. G7 telah menyatakan keprihatinan atas aksi protes di Iran dan mengumumkan kesiapan untuk memberlakukan pembatasan tambahan jika pemerintah Iran tidak menahan diri. Iran menilai sikap G7 sebagai bentuk campur tangan dan menyebutnya sebagai bukti sikap palsu dan munafik. Aksi protes yang melanda Iran terjadi akibat kekhawatiran terhadap inflasi yang meningkat karena pelemahan nilai tukar mata uang. Aksi tersebut semakin intensif sejak seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979. Gelombang protes ini telah berubah menjadi bentrokan dengan polisi di beberapa kota, dengan laporan tentang korban di kalangan aparat keamanan dan demonstran. Presiden AS, Donald Trump, telah memberikan dukungan terhadap aksi agresif terhadap Iran dan mengancam untuk melancarkan serangan besar ke negara itu jika ada pengunjuk rasa yang terbunuh. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks pembangkangan Iran terhadap program rudal dan nuklir. Irang menganggap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertanggung jawab atas korban jiwa, kerugian materiil, dan fitnah terhadap negara.

Source link