Perkembangan ekonomi berbasis data semakin mendorong pentingnya riset dalam berbagai sektor, seperti bisnis, kebijakan publik, dan industri kreatif. Peran riset tidak lagi terbatas pada lingkup akademis, tetapi menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis. Hal ini membuka peluang karier yang luas bagi lulusan perguruan tinggi dari berbagai bidang ilmu. Industri riset pasar dan fieldwork terus berkembang sejalan dengan kebutuhan perusahaan untuk memahami perilaku konsumen dan dinamika sosial. Profesi di bidang ini memerlukan keterampilan analitis, komunikasi, observasi, serta pemahaman data yang kuat, menarik lulusan dari berbagai latar belakang ilmu.
Banyaknya peluang kerja di sektor riset, seperti peneliti, field researcher, data processor, data analyst, dan konsultan insight, menjadikan riset sebagai jalur karier yang menarik bagi fresh graduate dan profesional yang ingin beralih bidang. Festival karier di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Januari 2026 menjadi gambaran jelas tentang prospek kerja di industri riset. Peserta festival mendapatkan wawasan praktis mengenai dunia riset dari para pelaku industri riset, termasuk Fieldwork and Research Indonesia (FRI).
Melalui festival tersebut, FRI menjelaskan proses riset secara profesional, mulai dari pengumpulan data hingga analisis untuk mendapatkan insight. Hal ini menekankan bahwa riset merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman mendalam. Antusiasme mahasiswa dalam mengeksplorasi jalur karier, kompetensi yang dibutuhkan, serta tantangan yang dihadapi menunjukkan minat yang tumbuh terhadap dunia riset sebagai pilihan karier yang menarik. Proteksi dana riset yang ditingkatkan berfokus pada sektor pangan dan industri juga menjadi perhatian pemerintah, yang menunjukkan dukungan terhadap pengembangan riset untuk kemajuan negara.












