Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, suasana di kawasan Jalan Ratu Sianum Lr. Nepos Nomor 49, Palembang, Sumatera Selatan, tiba-tiba menjadi mencekam ketika tabung gas LPG 12 kilogram meledak di rumah seorang warga yang sedang digunakan untuk memasak acara ruahan sekitar pukul 13.30 WIB. Ledakan tersebut memicu kobaran api dan menyebabkan kepanikan di antara warga sekitar, yang berusaha memadamkan api sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan, Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya mengatakan bahwa personel kepolisian segera bertindak setelah menerima laporan melalui SPKT. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebocoran gas dari tabung LPG yang sedang digunakan menjadi penyebab utama insiden tragis tersebut.
Peristiwa nahas ini menelan korban jiwa dan melukai beberapa warga secara serius. Total sembilan korban terdiri dari tujuh orang luka bakar dan dua orang meninggal dunia. Korban-korban tersebut langsung dilarikan ke RS Pelabuhan Boom Baru untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Selain itu, Kapolres Palembang, Kombes Sonny Mahar Budi juga mengkonfirmasi penambahan jumlah korban tewas akibat kejadian tersebut.
Di sisi lain, PT Vopak Indonesia diduga mengalami kebocoran gas yang mengandung zat kimia di Cikusa Bawah, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten pada Sabtu, 31 Januari 2026. Hati-hati dan waspada terhadap keamanan saat menggunakan tabung gas penting untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.












